Secara arsitektur umum, sistem kontrol utama pada industri, terutama di industri oil & gas terbagi menjadi 3:

1. PCS (Process Control System): digunakan untuk pengontrolan besaran-besaran proses (flow, temperature, pressure, level, etc)

Implementasi dari PCS biasanya dengan menggunakan DCS (Distributed Control System). Contoh merek2 DCS yang cukup populer adalah: Yokogawa Centum, Foxboro I/A, Honeywell Experion/TPS/TDC, Siemens S7/PCS7, etc

2. ESD (Emergency Shutdown System): digunakan untuk proteksi pabrik, dimana dalam keadaan emergency equipment dapat dibawa ke kondisi safe (shutdown)

Implementasi dari ESD adalah dengan menggunakan PLC yang berkapabilitas sebagai Safety System. Contoh merek2 Safety System yang cukup populer adalah: Invensys Triconex, Honeywell FSC, Siemens S7/PCS7, Yokogawa ProSafe, ICS Triplex Regent/Trusted, etc

3. FGS (Fire & Gas System): digunakan untuk proteksi pabrik, dengan mendeteksi adanya api & gas sehingga memberikan alarm atau dapat membawa equipment ke kondisi safe (shutdown)

Implementasi dari FGS adalah dengan menggunakan PLC yang berkapabilitas sebagai Safety System. Contoh merek2 Safety System yang cukup populer adalah: Invensys Triconex, Honeywell FSC, Siemens S7/PCS7, Yokogawa ProSafe, ICS Triplex Regent/Trusted, etc

Sistem kontrol diatas kemudian dapat dikombinasikan menjadi suatu sistem yang lebih kompleks sbb:

– Dikoneksikan satu sama lain dengan link komunikasi (ethernet, fiber optic, etc)

– Dikoneksikan dengan HMI (Human Machine Interface) berupa workstation (PC, keyboard, mouse, monitor) sebagai media komunikasi dengan operator. Ada beberapa software HMI yang populer: ada yang sudah terintegrasi paket dengan sistem kontrolnya, ada yang open dengan macam-macam sistem. Contohnya adalah: Invensys Wonderware.

– Dikoneksikan dengan PIMS (Plant Information Management System), untuk mengkomunikasikan, menyimpan (history), memproses dan mempresentasikan data2 proses dari plant ke level managerial atau penyimpanan. Contohnya adalah: Yokogawa Exaquantum, Foxboro AIM, etc

Sebagai summary, ketiga sistem ini membentuk arsistektur umum dalam disain dan perancanan sistem kontrol industri, dan ditemukan baik di petrochemical plant, oil & gas plant, LNG plant, offshore processing platform, offshore FPSO, dan lainnya.