Beberapa hari ini saya lagi mencoba-coba Wonderware Intouch HMI untuk menampilkan data & animasi data2 modbus. Berhubung saya tidak punya hardware PLC/equipment yang bisa mengirimkan data modbus ke serial port laptop, akhirnya saya menggunakan modbus RTU emulator. Kemudian berhubung saya hanya memiliki satu laptop, maka untuk mengirimkan data serial dari RTU emulator ke intouch digunakan virtual serial port emulator. These are obviously pretty good tools to learn modbus connection to HMI without real hardware … thanks to the great developers.

Gambar berikut adalah perbandingan dengan simulasi HMI dan modbus RTU emulator via virtual serial port, dengan konfigurasi HMI dengan hardware modbus RTU via kabel.


Ok, jadi untuk memulai pembelajaran ini, kita lakukan langkah2 berikut:

I. Persiapan Software

Siapkan dan install software2 berikut:

– Wonderware Intouch 10 (dapat dari kantor .. hehe. tapi versi demonya bisa juga didapat dari representative wonderware di jakarta. Lihat di blognya mas Handy tentang bagaimana cara memesannya)

– Wonderware Factory Suite I/O Common Component (diinstall dari CD Device Integration)

– Modicon MODBUS Serial IO Server (diinstall dari CD Device Integration, setelah menginstall Factory Suite I/O Common Component)

virtual serial port emulator (keluaran Eterlogic, freeware)

modbus RTU emulator (dibuat oleh mas Rifqi Imanto, salut atas toolsnya yg keren ..). Selain tools ini, kita juga bisa menggunakan emulator lainnya, misalnya modbus PLC simulator buatan Conrad Braam.

II. Jalankan Virtual Serial Port Emulator

Click shortcut di desktop dan muncul tampilan windows sbb:

Konfigure menu: Device -> create, pilih type: pair

Pilih virtual port (dalam contoh ini adalah COM3 dan COM4), kemudian Finish

Untuk selanjutnya kita akan gunakan port COM3 untuk koneksi ke Intouch HMI dan COM4 untuk koneksi ke Modbus RTU emulator.

Run port virtual tsb, dan minimize:

III. Konfigurasi IO Server

Buka Start -> All Programs -> Wonderware Factory Suite -> IO Servers -> Modicon Modbus

Dan akan muncul tampilan sbb:

Configure COM port dengan cara, pilih: Configure -> Com port settings

Isi konfigurasi sbb, dalam hal ini kita gunakan COM3 yang merupakan virtual serial port seperti yang sudah dikonfigurasi sebelumnya. Tekan done jika telah selesai.

Konfigurasi Topic baru, pilih: Configure -> Topic definition

Muncul list nama2 topic, pilih: New

Konfigure topic sbb:

Topic Name: di isi dengan nama apapun (dalam contoh ini: testmodbus)

ComPort: pilih lah serial port dimana alat terpasang (dalam hal ini virtual serial port COM3)

Slave Device Type: 584/984 untuk addressing 5 digit, 484 untuk address 4 digit, dan E model PLC untu 6 Digit Addressing (dalam contoh ini, karena modbus RTU emulator menggunakan addressing 5 digit, maka slave device type yg dipilih adalah 584/984)

Setelah selesai, maka topic baru (topicmodbus) akan muncul di list topic.

Biarkan software IO server tetap terbuka, atau diminimize.

IV. Konfigurasi Intouch

Buka Start -> All Programs -> Wonderware -> Intouch

Muncul tampilan Intouch Application Manager, pilih: File -> New

Ikuti petunjuk pada wizard, untuk membuat aplikasi baru, sebutlah dengan nama testmodbus

Double click pada aplikasi testmodbus, sehingga muncul tampilan Intouch – WindowMaker. Tampilan ini digunakan untuk membuat gambar dan animasi.

Nah selanjutnya kita perlu mengkonfigure intouch ini agar dapat berkomunikasi dengan modbus via IO server yang sudah kita konfigur tadi. Ingat sebelumnya kita telah membuat topic? Sekarang kita akan membuat access name sesuai dengan topic tadi.

Buka menu: Special -> Access Names

Akan muncul tampilan Access Names. Buat Access Names baru dengan memilih tombol Add

Muncul tampilan Add Access Name. Ingat sebelumnya kita telah membuat topic “topicmodbus” pada konfigurasi IO server? Nah isikan topic name tsb, dan untuk Application Name, isi: MODBUS. Kemudian pilih OK.

Access name topicmodbus sudah ditambahkan pada list

Selanjutnya kita perlu membuat tagname. Tagname ini adalah definisi nama variable yang berhubungan dengan address modbus atau I/O dari device. Untuk itu tag juga berkaitan dengan access name yang sudah kita buat tadi.

Untuk itu, pilih: Special -> Tagname Dictionary

Muncul tampilan tagname dictionary,

Pilih: New

Isi Tagname: misalnya, tagmodbus1

Pilih Type: I/O discrete (karena data modbusnya adalah discrete)

Pilih accessname: topicmodbus (sesuai dengan access name yang tadi sudah kita buat)

Isi Item: misalnya, 40001 (address modbus yang akan kita baca/tampilkan)

Nah, setelah mengkonfigure access names dan tagname, maka selanjutnya kita lanjutkan ke gambar-menggambar dan animasi

Masih di Intouch-WindowMaker, pilih menu: File -> New

Muncul tampilan windows properties, isi nama: misalnya, testmodbus

Muncul blank windows dgn nama testmodbus, buat gambar lingkaran misalnya.

Buat animasi utk lingkaran tadi. Skenarionya kira2 begini, jika data modbus 40001 on, maka warna lingkaran menjadi hijau, jika data modbus 40001 off, maka warna lingkaran berubah menjadi merah.  Double click lingkaran, muncul tampilan sbb:

Pilih: Fill Color -> Discrete

Muncul tampilan sbb, pada kolom expression, isi tagname yang sudah kita buat tadi, yaitu: tagmodbus1

Setelah ok, maka pilih File -> Save Window, dan animasi siap dijalankan

V. Siapkan Modbus RTU Emulator

Buka modbus RTU simulator

Ingat kita akan menggunakan virtual serial COM4 utk koneksi ke RTU emulator (pada saat kita konfigur virtual serial port emulator software). Create RTU register, pilih port: COM4, dan pilih tombol: open port.

RTU emulator siap dijalankan!

VI. Animasi di Intouch

Pada Intouch-WindowMaker, pilih tombol runtime pada pojok kanan atas.

 Maka akan muncul tampilan Intouch – WindowViewer

Pada awalnya gambar lingkaran berwarna merah , karena data modbus awal 40001 adalah 0 (off).

Kita coba ubah data modbus 40001 menjadi 1 (on) pada modbus RTU emulator

Maka pada tampilan Intouch-WindowViewer, lingkaran berubah menjadi warna hijau (on)

Nah, kita berhasil menganimasikan Intouch HMI untuk membaca data modbus.  Selanjutnya kita dapat mencoba dengan gambar dan animasi yang lebih kompleks.

Aplikasi ini dapat pula digunakan pada saat acceptance test (FAT/SAT) pada project installasi HMI di industri.

Selamat mencoba …🙂

Referensi

– buku: Dasar pemrograman SCADA software dengan Wonderware Intouch, karangan mas Handy Wicaksono.

– komunikasi dengan pak Yeremia (ex-Trimaxindo, rep Wonderware di Jakarta).

– blog mas Rifqi Imanto